Agen pulsa murah topindo.net

Saldo habis setelah ditelpon penipu telegram

Saldo habis setelah ditelpon penipu telegram

Sei<span style="background-color: white; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot; , &quot;open sans&quot; , &quot;arial&quot;; font-size: 16px;">ring musim hujan di akhir tahun, ternyata bukan hanya cendawan yang banyak tumbuh, melainkan juga penipuan di dunia perpesanan Telegram. Seperti apa gerangan modus operandi penipuan di Telegram tersebut? Mari kita simak rekaman berikut.</span><br />
<audio controls="">
<source src="https://sites.google.com/site/telegrampenipuan/suara-penipu-telegram/Penipu%20telegram%201.mp3?attredirects=0&amp;d=1"></source>
If you cannot see the audio controls, your browser does not support the audio element
</audio>
<span style="background-color: white; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot; , &quot;open sans&quot; , &quot;arial&quot;; font-size: 16px;"><i style="box-sizing: border-box;">Rekaman seseorang yang berusaha mendapatkan kode otentikasi dengan mengaku sebagai petugas dari Telegram.</i></span><br />
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
<i style="box-sizing: border-box;">Sumber: @Info_penipuan</i></div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Apa yang Anda dengar dari rekaman tersebut adalah upaya seseorang (kita sebut saja namanya si Ontohod) yang berusaha mengelabui seorang pemiliki akun Telegram (kita sebut si Kabayan) untuk memberikan kode otentikasi untuk login. Agar skenario dalam rekaman tersebut terjadi, si Ontohod pastinya telah memiliki nomor telepon si Kabayan. Sambil melakukan login ke akun si Kabayan, si Ontohod pun menghubungi si Kabayan dengan mengaku sebagai pihak dari Telegram, dan dengan berbagai alasan, berusaha mendapatkan kode otentikasi yang tentunya dikirim Telegram ke nomor telpon si Kabayan.<br />
Andai si Kabayan memberikan kode otentikasi tersebut, maka&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">game over</i>.</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
<i style="box-sizing: border-box;">Hmmm</i>, bukankah kita bisa memaksa&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">logout</i>&nbsp;semua&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">remote login</i>&nbsp;selain di hape kita?<br />
Betul! Jika kita menyadari apa yang tengah terjadi. Namun, kenyataan ada orang yang memberikan kode otentikasi ke orang yang mengaku dari pihak Telegram memberikan gambaran bahwa tidak banyak yang menyadari fitur tersebut.<br />
Selama kita memiliki nomor yang kita daftarkan ke Telegram, si penipu tidak akan bisa mengambil alih akun. Namun ketika dia berhasil masuk ke akun kita, segala kemungkinan bisa terjadi. Misal, yang kemarin ramai dibincangkan, katanya ada seseorang yang menjadi agen pulsa dan dikelabui dengan cara ini, alhasil si penipu bisa menguras deposit pulsa dengan melakukan transaksi melalui akun Telegram yang berhasil dibajaknya. Untuk diketahui, kini banyak agen pulsa yang menyediakan layanan transaksi melalui Telegram.</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Nah, sebagai pengguna setia Telegram, hal-hal seperti di atas ini membuat&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">ngenes</i>. Orang-orang dasarnya enggan memakai Telegram karena; "<i style="box-sizing: border-box;">Ah, ga punya temen di Telegram.</i>", atau "<i style="box-sizing: border-box;">Wah, aplikasi teroris itu ya?</i>". Dan jangan sampai kini timbul anggapan; "<i style="box-sizing: border-box;">Ogah, katanya rawan penipuan ya?</i>".<br />
Karena itulah di bawah ini saya tuliskan kiat-kiat untuk mengamankan akun Telegram agar kita lebih aman dan nyaman dalam bertelegram.</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<h2 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Jangan sembarang membagi nomor telepon.</h2>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Nomor telepon hanya diperlukan ketika mendaftar akun telegram. Selain itu tidak. Semua grup, baik yang normal atau&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">supergroup</i>, juga kanal bisa kita akses cukup dengan mengklik tautan undangan (<i style="box-sizing: border-box;">invite link</i>) atau&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">username</i>&nbsp;grup tersebut. Tidak perlu memberikan nomor telepon dengan harapan agar bisa diundang masuk ke suatu grup Telegram.</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Hanya bermodal nomor telepon memang tidak akan otomatis memungkinkan orang lain untuk masuk ke akun kita, namun nomor telepon bisa menjadi jalan pembuka bagi penipuan. Contohnya ya seperti dalam rekaman di atas, karena kejahatan tidak semata karena niat, namun juga karena ada kesempatan.<br />
Tentunya, jangan lupa untuk mengenal lebih mendalam perangkat teknologi yang kita gunakan. Karena seaman apapun sebuah teknologi, semuanya kembali berpulang kepada si penggunanya. Dengan hanya bermodal nomor telepon, si penipu berhasil mendapat keuntungan semata karena si tertipu tidak memahami apa yang dia gunakan.</div>
<h2 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Jangan percaya kepada "Petugas Telegram"</h2>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Jangan pernah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai pegawai dari Telegram, Telegram Indonesia, atau sebutan lain yang semata tipu muslihat. Terlebih jika nomor yang digunakan adalah dari penyedia layanan telepon Indonesia, bahkan jika menyamarkan nomor (<i style="box-sizing: border-box;">pop call? caller id?</i>) pun jangan dipercaya. Satu-satunya kesempatan Anda ditelepon "pihak" Telegram adalah jika karena sesuatu hal gagal mendapat kode otentikasi dan meminta ditelepon untuk login. Itu pun yang menelepon adalah robot dan hanya mendikte angka demi angka.</div>
<h2 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Gunakan verifikasi 2 langkah</h2>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Verifikasi 2 langkah akan memberikan rintangan tambahan untuk bisa masuk ke akun Telegram. Jika pada proses normal kita hanya perlu memasukkan nomor telepon dan kode otentikasi dari telegram, dengan verifikasi 2 langkah kita masih diharuskan untuk memasukkan kata kunci tambahan. Jadi walau seseorang memiliki nomor telepon kita, dan berhasil mengetahui kode otentikasi yang kita dapat dari Telegram, dia tetap tidak akan bisa masuk karena tidak mengetahui&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">password</i>&nbsp;tambahannya.</div>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Menggunakan verifikasi 2 langkah di Telegram Android</h3>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan ketuk&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Privacy and Security</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Two-Step Verification</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Set Additional Password</b></li>
</ol>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="background-color: white; box-sizing: border-box; clear: both; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://2.bp.blogspot.com/-IUGgFhqCVfo/WjueGIDYgtI/AAAAAAAAAkM/ws9MtO9dpWcSRe7PFu0F3XN0egFPEiRDQCLcBGAs/s1600/secure-telegram_2stepverif-android.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan two-step verification di Telegram Android" data-original-height="640" data-original-width="720" height="569" src="https://2.bp.blogspot.com/-IUGgFhqCVfo/WjueGIDYgtI/AAAAAAAAAkM/ws9MtO9dpWcSRe7PFu0F3XN0egFPEiRDQCLcBGAs/s640/secure-telegram_2stepverif-android.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan two-step verification di Telegram Android" width="640" /></a></div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Menggunakan verifikasi 2 langkah di Telegram Desktop</h3>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Pilih&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Enable two-step verification</b></li>
</ol>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="background-color: white; box-sizing: border-box; clear: both; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://4.bp.blogspot.com/-8hSuWDWyB7k/WjueNaKVPvI/AAAAAAAAAkQ/2NxnZ2vsDsIkPfGQAX9cgwuY2ovBkAG9gCLcBGAs/s1600/secure-telegram_2stepverif-tdesktop.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan two-step verification di Telegram Desktop" data-original-height="531" data-original-width="400" height="640" src="https://4.bp.blogspot.com/-8hSuWDWyB7k/WjueNaKVPvI/AAAAAAAAAkQ/2NxnZ2vsDsIkPfGQAX9cgwuY2ovBkAG9gCLcBGAs/s640/secure-telegram_2stepverif-tdesktop.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan two-step verification di Telegram Desktop" width="482" /></a></div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Menggunakan verifikasi 2 langkah di Telegram Web</h3>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Pilih&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Set additional password</b></li>
</ol>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="background-color: white; box-sizing: border-box; clear: both; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://4.bp.blogspot.com/-HO8Otud5LBw/WjueUesbNhI/AAAAAAAAAkU/UjKorLutqnMlhfpHwVLh6l-qHnvPJbVpACLcBGAs/s1600/secure-telegram_2stepverif-web.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan two-step verification di Telegram Web" data-original-height="499" data-original-width="348" height="640" src="https://4.bp.blogspot.com/-HO8Otud5LBw/WjueUesbNhI/AAAAAAAAAkU/UjKorLutqnMlhfpHwVLh6l-qHnvPJbVpACLcBGAs/s640/secure-telegram_2stepverif-web.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan two-step verification di Telegram Web" width="446" /></a></div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Selanjutnya, tinggal masukkan kata kunci dan alamat email yang bisa digunakan sekiranya kita lupa kata kunci.<br />
Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk pada email untuk membuka surat dari Telegram dan melakukan konfirmasi.</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="background-color: white; box-sizing: border-box; clear: both; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://4.bp.blogspot.com/-ZflQeD9Q_Qc/WjuM73lt04I/AAAAAAAAAi8/jhoD_TPb2Y4IxJUYxR1PEc_wp_eckXRtwCPcBGAYYCw/s1600/secure-telegram_2stepverif.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Gambar yang muncul pada web browser setelah kita melakukan konfirmasi 2 step verification" data-original-height="547" data-original-width="600" height="292" src="https://4.bp.blogspot.com/-ZflQeD9Q_Qc/WjuM73lt04I/AAAAAAAAAi8/jhoD_TPb2Y4IxJUYxR1PEc_wp_eckXRtwCPcBGAYYCw/s320/secure-telegram_2stepverif.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Gambar yang muncul pada web browser setelah kita melakukan konfirmasi 2 step verification" width="320" /></a></div>
<h2 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Kunci aplikasi Telegram</h2>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Jangan hanya merasa cukup menggunakan fitur pengunci aplikasi di Android, karena jika teleponnya di-<i style="box-sizing: border-box;">root</i>&nbsp;maka fitur pengunci ini rawan dihilangkan. Atau akun di Windows yang bisa dengan mudah di-<i style="box-sizing: border-box;">reset</i>&nbsp;(setidaknya yang telah saya coba di Windows 7).<br />
<i style="box-sizing: border-box;">Well</i>, jika seseorang memegang perangkat hape atau komputer memang bisa digolongkan&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">game over</i>. Namun setidaknya, fitur pengunci aplikasi dari Telegram tidak akan bisa dibobol walau Android atau komputer dibobol. Jika ada yang bisa membobol enkripsi kunci Telegram di perangkat Anda, pastinya orang tersebutlah yang mesti lebih ditakuti.</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Sayangnya, fitur pengunci Telegram ini hanya ada pada Telegram Android (<i style="box-sizing: border-box;">mobile</i>) dan Telegram Desktop. Untuk&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">client</i>&nbsp;lain seperti Telegram Web dan CLI, sejauh yang saya ketahui belum memiliki fitur pengunci aplikasi. Jadi jika Anda mengakses Telegram menggunakan Telegram Web atau CLI, pastikan untuk melakukannya di tempat dan perangkat yang bisa dipercaya dan jangan lupa untuk&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">logout</i>.</div>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Mengunci Telegram Android</h3>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan ketuk&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Privacy and Security</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Pilih&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Passcode Lock</b></li>
</ol>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="background-color: white; box-sizing: border-box; clear: both; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://3.bp.blogspot.com/-7Pf3UOyXINA/WjuIua9vTEI/AAAAAAAAAiU/2aLr5mOmWwkPTBu-XOys0ypGeZhBW8udgCLcBGAs/s1600/secure-telegram_passlock.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan pengunci Telegram di Telegram Desktop" data-original-height="640" data-original-width="720" height="569" src="https://3.bp.blogspot.com/-7Pf3UOyXINA/WjuIua9vTEI/AAAAAAAAAiU/2aLr5mOmWwkPTBu-XOys0ypGeZhBW8udgCLcBGAs/s640/secure-telegram_passlock.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan pengunci Telegram di Telegram Desktop" width="640" /></a></div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Jangan lupa untuk menghidupkan pilihan&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Allow Screen Capture</b>&nbsp;agar kita tetap bisa melakukan tangkapan layar (<i style="box-sizing: border-box;">screenshot</i>).</div>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Mengunci Telegram Desktop</h3>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Pilih&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Turn on local passcode</b></li>
</ol>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="background-color: white; box-sizing: border-box; clear: both; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://2.bp.blogspot.com/-UhaXoNYz_aU/WjuJfJlc5jI/AAAAAAAAAig/cTuIMW9VJcQuiZ9wjzaLm7cBZja1L6mjQCLcBGAs/s1600/secure-telegram_passlock-desktop.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan pengunci Telegram di Telegram Desktop" data-original-height="470" data-original-width="400" height="640" src="https://2.bp.blogspot.com/-UhaXoNYz_aU/WjuJfJlc5jI/AAAAAAAAAig/cTuIMW9VJcQuiZ9wjzaLm7cBZja1L6mjQCLcBGAs/s640/secure-telegram_passlock-desktop.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan pengunci Telegram di Telegram Desktop" width="545" /></a></div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<h2 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Matikan sesi perangkat yang tidak dikenali</h2>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Telegram bisa diakses dari mana saja dan menggunakan perangkat apa saja pada saat yang bersamaan. Jadi mungkin saja, ketika di rumah kita mengakses Telegram menggunakan Telegram Desktop, di perjalanan menggunakan Telegram Android dan tempat teman menggunakan Telegram Web.</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Bagaimana jika ternyata kita kini baru menyadari bahwa tadi lupa&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">logout</i>&nbsp;Telegram Web ketika tadi menggunakan komputer di rumah teman. Menelpon teman untuk minta bantuan agar&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">logout</i>? Apakah dia bisa dipercaya langsung&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">logout</i>&nbsp;atau malah "ngintip" isi akun kita?<br />
Dan banyak atau-atau yang lain…</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Beruntung, Telegram memiliki fitur untuk mematikan sesi-sesi login dari perangkat lain. Jadi, dalam contoh di atas, kita tidak perlu repot menelpon atau kembali ke rumah teman hanya untuk&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">logout</i>. Kita bisa melakukannya dari Telegram Android atau Telegram Desktop yang ada di jangkauan.</div>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Mematikan sesi lain dari Telegram Android</h3>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="background-color: white; box-sizing: border-box; clear: both; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://2.bp.blogspot.com/-D594lvrec20/WjuH5SyRRoI/AAAAAAAAAiM/blb88xFmrsoAKlVE323xbn1r0M1b-5QUgCLcBGAs/s1600/secure-telegram_session-android.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan sesi aktif Telegram di Android" data-original-height="640" data-original-width="720" height="569" src="https://2.bp.blogspot.com/-D594lvrec20/WjuH5SyRRoI/AAAAAAAAAiM/blb88xFmrsoAKlVE323xbn1r0M1b-5QUgCLcBGAs/s640/secure-telegram_session-android.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan sesi aktif Telegram di Android" width="640" /></a></div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan ketuk&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Privacy and Security</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Pilih&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Active Sessions</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;">Ketuk pada sesi yang hendak dimatikan, kemudian klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">OK</b>&nbsp;pada jendela konfirmasi.<br style="box-sizing: border-box;" />Atau jika hendak mematikan semua sesi selain yang sedang dipakai, klik Terminate&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">All Other Sessions</b>&nbsp;kemudian klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">OK</b>&nbsp;pada jendela konfirmasi.</li>
</ol>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Mematikan sesi lain dari Telegram Desktop</h3>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;"><div style="box-sizing: border-box; margin-bottom: 1rem;">
Pilih&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Show all sessions</b></div>
<div style="box-sizing: border-box; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="box-sizing: border-box; clear: both; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://3.bp.blogspot.com/--OtMnT820i4/WjuKafbCGtI/AAAAAAAAAio/Jy1Afr8xww0B9-seZOC-Rvv1KrBGpm6sACLcBGAs/s1600/secure-telegram_session-desktop.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan sesi aktif Telegram di Telegram Desktop" data-original-height="516" data-original-width="455" height="640" src="https://3.bp.blogspot.com/--OtMnT820i4/WjuKafbCGtI/AAAAAAAAAio/Jy1Afr8xww0B9-seZOC-Rvv1KrBGpm6sACLcBGAs/s640/secure-telegram_session-desktop.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan sesi aktif Telegram di Telegram Desktop" width="564" /></a></div>
<div style="box-sizing: border-box; margin-bottom: 1rem;">
</div>
</li>
<li style="box-sizing: border-box;">Klik tanda silang di samping kanan sesi yang hendak dimatikan, kemudian klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">TERMINATE</b>pada jendela konfirmasi.<br style="box-sizing: border-box;" />Atau jika hendak mematikan semua sesi selain yang sedang dipakai, klik Terminate all other sessions kemudian klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">TERMINATE</b>&nbsp;pada jendela konfirmasi.</li>
</ol>
<h3 style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; margin-bottom: 10px; margin-top: 20px;">
Mematikan sesi lain dari Telegram Web</h3>
<ol style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px;">
<li style="box-sizing: border-box;">Buka menu dan klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Settings</b></li>
<li style="box-sizing: border-box;"><div style="box-sizing: border-box; margin-bottom: 1rem;">
Pilih&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Active sessions</b></div>
<div style="box-sizing: border-box; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div class="separator" style="box-sizing: border-box; clear: both; margin: 1rem 0px; text-align: center;">
<a href="https://2.bp.blogspot.com/-N-O8Nj8fP0w/WjuKnlrmJmI/AAAAAAAAAis/x1Ur-eHamkAEYK3n0Ze29Q8FuL-5fquJACLcBGAs/s1600/secure-telegram_session-web.png" style="background-color: transparent; box-sizing: border-box; color: #007bff; margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-decoration-line: none;"><img alt="Jendela pengaturan sesi aktif Telegram di Telegram Web" data-original-height="615" data-original-width="348" height="640" src="https://2.bp.blogspot.com/-N-O8Nj8fP0w/WjuKnlrmJmI/AAAAAAAAAis/x1Ur-eHamkAEYK3n0Ze29Q8FuL-5fquJACLcBGAs/s640/secure-telegram_session-web.png" style="border-radius: 0.25rem; border: 2px solid rgb(119, 119, 119); box-sizing: border-box; height: auto; max-width: 90%; vertical-align: middle; width: auto;" title="Pengaturan sesi aktif Telegram di Telegram Web" width="362" /></a></div>
<div style="box-sizing: border-box; margin-bottom: 1rem;">
</div>
</li>
<li style="box-sizing: border-box;">Layangkan penunjuk tetikus di atas sesi yang hendak dimatikan, dan klik tautan&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Terminate</b>yang muncul di samping kanan kemudian klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">OK</b>&nbsp;pada jendela konfirmasi.<br style="box-sizing: border-box;" />Atau jika hendak mematikan semua sesi selain yang sedang dipakai, klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">Terminate all other sessions</b>&nbsp;kemudian klik&nbsp;<b style="box-sizing: border-box;">OK</b>&nbsp;pada jendela konfirmasi.</li>
</ol>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
</div>
<div style="background-color: white; box-sizing: border-box; color: #212529; font-family: &quot;liberation sans&quot;, &quot;open sans&quot;, Arial; font-size: 16px; margin-bottom: 1rem;">
Demikian langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mengamankan akun telegram kita. Selain itu, usahakan untuk selalu menggunakan aplikasi Telegram yang resmi. Atau jika memang terpaksa, gunakan aplikasi dari pihak ketiga yang bisa dipercaya. Jika Anda gemar mencoba-coba dari sekian banyak aplikasi Telegram dari pihak ke tiga, gunakan akun khusus untuk mencoba-coba.<br />
Terima kasih telah membaca artikel ini, dan&nbsp;<i style="box-sizing: border-box;">keep safe on Telegram...</i></div>

0 Komentar untuk "Saldo habis setelah ditelpon penipu telegram"

Back To Top